PASURUAN – Guna mempersempit jarak antara teori di bangku kuliah dengan realitas dunia kerja, Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Ekonomi Syariah Universitas Islam Darul ‘Ulum (UNISDA) Lamongan sukses menyelenggarakan kegiatan EKARSA (Eksposure Karir Keuangan Syariah) pada Kamis (23/04).
Kegiatan ini dirancang khusus untuk memberikan gambaran nyata mengenai ekosistem keuangan syariah kepada para mahasiswa. Destinasi utama dalam kunjungan ini adalah dua pilar kekuatan ekonomi syariah berbasis pesantren di Indonesia, yakni KSPPS BMT UGTN Sidogiri dan KSPPS BMT Maslahah Sidogiri. Di sana, para mahasiswa berkesempatan mempelajari sistem manajerial, tata kelola pembiayaan syariah, hingga strategi bertahan di industri keuangan mikro.
Tak hanya fokus pada aspek bisnis, rombongan EKARSA juga melakukan kunjungan religi dan budaya ke Masjid Merah Moekhlas Sidik serta Masjid Cheng Ho. Kunjungan ini bertujuan untuk memperdalam pemahaman mahasiswa mengenai akulturasi budaya Islam serta peran masjid sebagai pusat peradaban dan ekonomi umat.
Ketua Pelaksana EKARSA menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen HMJ Ekonomi Syariah dalam menyiapkan lulusan yang siap kerja. “Kami ingin mahasiswa melihat langsung bagaimana nilai-nilai syariah diimplementasikan dalam sebuah lembaga keuangan profesional berskala besar seperti di Sidogiri,” ungkapnya.
Melalui EKARSA, diharapkan para mahasiswa memiliki pandangan yang lebih luas mengenai prospek karier di sektor keuangan syariah sekaligus memperkuat identitas mereka sebagai calon praktisi ekonomi syariah yang kompeten dan berintegritas.

