Lamongan, 5 Mei 2025 – Universitas Islam Darul ’Ulum (Unisda) Lamongan sukses menyelenggarakan International Youth Forum 2025 yang dirangkaikan dengan Culmination of Sea-Teacher Program. Acara ini digelar di Gedung Manaqib Unisda Lamongan, dihadiri pimpinan universitas, dosen, mahasiswa, serta peserta program internasional dari berbagai negara.
Dengan mengusung tema “Digital Transformation and the Future of Work: Shaping Tomorrow’s Opportunities Today”, forum ini menjadi wadah bagi mahasiswa lintas negara untuk mendiskusikan peluang, tantangan, dan masa depan dunia kerja di era digital. Tema tersebut relevan dengan kebutuhan global saat ini, sekaligus membuka wawasan peserta mengenai keterampilan yang diperlukan untuk menghadapi perubahan zaman.
Selain menghadirkan forum internasional, acara ini juga menjadi puncak dari Sea-Teacher Program, sebuah program pertukaran mahasiswa di kawasan Asia Tenggara yang melibatkan mahasiswa dari berbagai negara, termasuk dari Filipina. Program ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengajar, bertukar budaya, serta memperluas perspektif akademik dan sosial.
Rektor Unisda, Muhammad Hafidh Nashrullah, S.E., M.M., dalam sambutannya menyampaikan bahwa tema yang diusung sangat relevan dengan tantangan generasi muda. “Digital transformation adalah keniscayaan. Melalui forum ini, mahasiswa tidak hanya belajar beradaptasi, tetapi juga menyiapkan diri untuk menjadi aktor penting dalam membentuk masa depan kerja yang lebih inklusif dan inovatif,” tegasnya.
Kegiatan ini berlangsung meriah dengan rangkaian acara berupa sesi diskusi, presentasi pengalaman mahasiswa Sea-Teacher, serta penampilan budaya yang memperkuat semangat kolaborasi lintas negara.
Dengan terselenggaranya International Youth Forum 2025, Unisda Lamongan semakin meneguhkan posisinya sebagai perguruan tinggi yang aktif dalam menjembatani mahasiswa menuju dunia global, sekaligus mencetak generasi muda yang adaptif, kreatif, dan berdaya saing internasional.

