Lamongan, Jawa Timur – Dalam rangka mendukung peningkatan kapasitas pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM), Sutri Handayani, S.E., M.Ak., bersama Abdul Manaf Dientri Mei, S.E., M.SA., Ak., menggelar program pengabdian kepada masyarakat berupa pelatihan MYOB Accounting untuk UKM bidang akuntansi di Kabupaten Lamongan. Program yang berlangsung selama beberapa hari ini bertujuan untuk memperkuat kemampuan pengelolaan keuangan para pelaku UKM melalui penerapan teknologi akuntansi berbasis perangkat lunak.
Fokus Pelatihan Pelatihan ini mencakup beberapa materi inti yang dirancang untuk memberikan manfaat praktis bagi peserta:
- Pengenalan MYOB Accounting Para peserta diperkenalkan dengan fitur-fitur utama software MYOB, termasuk cara membuat laporan keuangan, pengelolaan inventaris, dan pencatatan transaksi secara otomatis.
- Praktik Langsung Peserta diajak langsung menggunakan software MYOB melalui simulasi kasus keuangan yang biasa dihadapi UKM. “Dengan praktik langsung, peserta lebih mudah memahami penggunaan MYOB dalam kegiatan bisnis sehari-hari,” ujar Sutri Handayani.
- Manfaat Digitalisasi Akuntansi Selain mempelajari teknis penggunaan MYOB, peserta juga diajarkan pentingnya digitalisasi dalam akuntansi untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi pencatatan keuangan.
Dampak Positif Bagi UKM
Abdul Manaf Dientri Mei menyampaikan, “Pelatihan ini diharapkan dapat membantu UKM lebih profesional dalam pengelolaan keuangan, sehingga mereka siap bersaing di era modern.” Salah satu peserta mengungkapkan, pelatihan ini membuka wawasan baru tentang pentingnya teknologi untuk mendukung keberlanjutan bisnis. Program ini mendapat respon positif dari para pelaku UKM di Lamongan. Selain menambah pengetahuan, pelatihan ini juga memberikan mereka alat yang dapat langsung diterapkan untuk meningkatkan efisiensi operasional usaha mereka. “Kami berharap pelatihan ini menjadi langkah awal untuk UKM di Lamongan dalam mengembangkan bisnisnya dengan pengelolaan keuangan yang lebih baik,” tutup Sutri Handayani.

