Lamongan – Inovasi di dunia kuliner terus berkembang, termasuk dalam industri pangan berbasis bahan alami dan sehat. Salah satu inovasi terbaru datang dari Dr. Sutri Handayani, S.E., M.Ak, dosen Fakultas Ekonomi Universitas Islam Darul ‘Ulum (UNISDA) Lamongan, yang berhasil menciptakan kreasi mie berbahan dasar buah pepaya.
Dalam penelitian dan eksperimen yang dilakukannya, Dr. Sutri Handayani memanfaatkan pepaya sebagai bahan utama dalam pembuatan mie sehat. Buah yang kaya akan serat, vitamin C, dan antioksidan ini diolah sedemikian rupa menjadi alternatif mie yang tidak hanya lezat tetapi juga lebih bernutrisi dibandingkan mie instan pada umumnya.
“Saya ingin menciptakan produk pangan yang inovatif dan bermanfaat bagi kesehatan. Pepaya memiliki banyak manfaat, salah satunya untuk pencernaan. Dengan mengolahnya menjadi mie, kita bisa memberikan pilihan makanan yang lebih sehat bagi masyarakat,” ujar Dr. Sutri Handayani.
Keunggulan Mie Pepaya
✅ Lebih sehat – Kaya akan serat dan bebas bahan pengawet.
✅ Warna alami menarik – Menghasilkan warna kuning alami dari pepaya tanpa pewarna buatan.
✅ Rasa unik dan lezat – Tetap memiliki tekstur kenyal seperti mie pada umumnya, namun dengan sentuhan rasa khas pepaya.
✅ Alternatif bagi penderita alergi gluten – Cocok bagi mereka yang mencari pilihan mie non-terigu.
Produk inovatif ini telah melalui berbagai uji coba dan mendapat tanggapan positif dari berbagai kalangan. Bahkan, rencana ke depan, Dr. Sutri Handayani ingin mengembangkan produk ini secara komersial dan menjadikannya sebagai produk UMKM unggulan Lamongan.
Selain itu, inovasi ini juga sejalan dengan konsep sustainable food atau pangan berkelanjutan, karena memanfaatkan bahan lokal yang mudah diperoleh dan memiliki nilai tambah bagi kesehatan masyarakat.
Dengan adanya inovasi ini, diharapkan mie pepaya bisa menjadi alternatif pangan sehat sekaligus membuka peluang bisnis baru bagi para pelaku usaha kuliner. Semoga ke depan, produk ini bisa segera hadir di pasaran dan dinikmati oleh lebih banyak orang.
UNISDA Lamongan bangga atas inovasi yang diciptakan oleh dosennya dan terus mendorong penelitian serta pengembangan produk berbasis lokal yang memiliki nilai lebih bagi masyarakat.

